Dua minggu ini saya memasak makanan agak diluar kebiasaan. Banyak masak sayur-sayuran. Saya juga mengatur pola makan suami saya. Mengatur dan mengingatkan dia untuk makan secukupnya, banyak makan sayur dan buah, rajin berolahraga, banyak minum air putih serta melarang dia untuk makan beberapa makan kesukaannya. Aku melakukan ini demi kesehatannya.
Tapi, akibatnya kami sering beradu pendapat karena mempertahankan argumen masing-masing. 🙁 Menurutku, dengan mengkonsumsi makanan yang sehat (empat sehat lima sempurna) dan tidak berlebihan, dan hidup dengan pola hidup yang sehat (mis. berolahraga dengan teratur, tidur yang cukup dan sesuai waktunya) hidup kita akan bahagia. Karena dengan begitu badan dan fikiran kita bisa sehat dan jauh dari penyakit. Klo hidup kita sehat, kita akan bahagia.
Menurutnya, kita harus bahagia dulu baru kita bisa sehat. Dia bebas makan apa saja yang dia suka, sebanyak apa yang dia mau. Dia tidak perlu khawatir apakah makanan yang menurutnya enak itu mengandung banyak lemak, kolesterol dan dia tidak terlalu peduli apakah makanan itu membuat alerginya kambuh atau tidak. Dia jg tidak perduli apakah makanan itu membuat badannya bertambah gemuk dan semakin membuat banyak penyakit mudah sekali melekat pada dirinya. Menurutnya ASAL DIA BAHAGIA, bisa melakukan apa saja yang dia mau maka HIDUPNYA SEHAT.
Mana yang benar..?
Bukannya menurut Rasulullah, berhentilah makan sebelum kenyang..? Bukankah, kita harus bisa mengendalikan diri..? Kita hidup di dunia kan nggak sendiri, ada juga kepentingan orang lain yang tidak bisa kita abaikan begitu saja. Maaf Sayang, bukannya aku jahat dan pelit mengatur pola makanmu sedemikian rupa sehingga engkau merasa sedikit menderita. Ini semua demi kebaikanmu. Setiap sesuatu yang baru pasti akan terasa sulit. Tapi, seiring berjalannya waktu toh nanti juga akan terbiasa. Dan, kita bisa mengambil manfaat yang hebat dari apa yang telah kita lakukan sekarang. 🙂

au mengakui kami…? But It’s OK… 🙂 Aku Ikhlas menerima keputusan kalian. Allah membuatku memilih jalan ini, aku yakin akan ada sesuatu yang lebih dan sangat indah yang menanti untuk aku raih.